Nilai Remidial Asesmen Sumatif Akhir Kelas 7, 8 dan 9 Mata Pelajaran QUR'AN HADIST Tahun 2025

Halaman ini disusun sebagai pengantar informasi hasil remedial untuk peserta didik kelas 7, 8, dan 9 pada mata pelajaran Qur’an Hadis di MTs NW Ketangga Suela tahun 2025. Tujuan utama publikasi ini adalah membantu siswa, orang tua, dan wali memahami makna remedial sebagai bagian dari proses belajar, bukan sebagai label keberhasilan atau kegagalan. Dalam pembelajaran Qur’an Hadis, capaian pengetahuan, keterampilan, dan sikap dibangun secara bertahap. Ada yang berkembang cepat, ada yang memerlukan penguatan lebih lama, dan semuanya tetap memiliki kesempatan yang sama untuk mencapai target yang adil dan bermakna.

Remedial pada akhir proses penilaian merupakan kesempatan akademik yang dirancang untuk menutup kesenjangan pemahaman materi yang sudah diajarkan. Pada konteks Qur’an Hadis, penguatan ini dapat menyangkut pemahaman kandungan ayat dan hadis, kemampuan membaca dengan kaidah yang lebih tepat, penguasaan kosakata penting, ketepatan menyimpulkan pesan moral, hingga kemampuan mengaitkan nilai-nilai keislaman dengan perilaku harian. Dengan demikian, remedial tidak hanya berbicara tentang angka, tetapi tentang proses pembentukan karakter, ketekunan, dan tanggung jawab belajar.

Kami memahami bahwa sebagian siswa merasa cemas ketika mendengar kata remedial. Perasaan itu wajar. Namun penting diingat bahwa remedial adalah bagian dari ikhtiar pendidikan yang memihak pertumbuhan. Hasil yang belum mencapai target bukan akhir perjalanan. Justru di sinilah sekolah memberi ruang perbaikan dengan bimbingan yang lebih terarah. Bagi siswa, remedial adalah momen menata ulang strategi belajar. Bagi guru, remedial adalah kesempatan memberikan pendekatan yang lebih sesuai kebutuhan masing-masing peserta didik. Bagi orang tua, remedial adalah ruang pendampingan yang dapat memperkuat komunikasi dan kebiasaan belajar di rumah.

Makna Remedial dalam Pembelajaran Qur’an Hadis

Mata pelajaran Qur’an Hadis memiliki karakter khas karena memadukan aspek kognitif, keterampilan, dan pembiasaan nilai. Siswa tidak hanya diharapkan paham definisi dan konsep, tetapi juga mengenal sumber ajaran serta mampu menampakkannya dalam perilaku. Karena itu, proses evaluasi di pelajaran ini cenderung mengukur pemahaman makna, ketepatan membaca, kemampuan menalar pesan ajaran, serta kesiapan menerapkan nilai-nilai Islam di lingkungan sekolah maupun keluarga.

Dalam praktiknya, ada beberapa faktor yang membuat capaian siswa berbeda-beda. Pertama, latar belakang kebiasaan membaca Al-Qur’an di rumah tidak sama pada setiap anak. Kedua, kemampuan literasi bahasa Arab dasar juga bervariasi. Ketiga, sebagian materi membutuhkan latihan interpretasi yang konsisten, misalnya ketika siswa diminta menyimpulkan hikmah dari hadis tertentu atau membedakan konteks penerapan nilai dalam situasi modern. Keempat, ritme belajar tiap siswa dipengaruhi kondisi fisik dan psikologis yang beragam. Semua faktor ini membuat remedial menjadi mekanisme yang wajar dan dibutuhkan.

Remedial dapat menjadi jembatan untuk memperbaiki pemahaman yang belum lengkap. Siswa yang semula membaca dengan terbata, dapat meningkat melalui latihan terstruktur. Siswa yang belum mampu menghubungkan kandungan ayat dan hadis dengan perilaku sehari-hari, dapat dibimbing melalui contoh konkret yang dekat dengan kehidupan mereka. Siswa yang masih kesulitan mengingat dalil-dalil pilihan, dapat dilatih dengan teknik rangkuman visual, penguatan kata kunci, dan latihan soal bertahap.

Tujuan Publikasi Hasil Remedial

Informasi hasil remedial yang nantinya ditampilkan pada halaman ini bertujuan memberikan gambaran yang jelas, transparan, dan mudah dipahami tentang perkembangan belajar siswa setelah menerima penguatan. Dengan adanya publikasi ini, siswa dapat melihat posisi capaian mereka secara objektif. Orang tua dapat mengetahui bagian materi yang perlu didampingi. Guru dapat memetakan langkah pembinaan lanjutan. Sekolah juga memiliki data akademik yang lebih utuh sebagai dasar perencanaan program perbaikan pembelajaran.

Pada tahap ini, kami menekankan bahwa data nilai yang dipublikasikan digunakan untuk kepentingan akademik internal dan sebagai umpan balik pembelajaran. Kami mengimbau seluruh pihak tidak menjadikan nilai sebagai bahan perbandingan yang merendahkan atau melukai semangat siswa. Budaya belajar yang sehat lahir dari apresiasi terhadap proses, kedisiplinan, dan niat memperbaiki diri.

Gambaran Umum Asesmen di Kelas 7, 8, dan 9

Setiap jenjang memiliki fokus kompetensi yang saling berkelanjutan. Di kelas 7, penguatan biasanya berkisar pada kemampuan memahami konsep dasar Qur’an dan hadis, pengenalan tema-tema akhlak, adab, serta pembentukan kebiasaan membaca dengan benar. Pada tahap ini, siswa diarahkan untuk membangun fondasi pemahaman dan keterampilan awal yang akan menjadi bekal di kelas berikutnya.

Di kelas 8, pembelajaran cenderung memperdalam analisis makna, menambah kompleksitas tema, dan memperkuat kemampuan mengaitkan dalil dengan fenomena sosial. Siswa dilatih untuk memahami nilai-nilai Islam secara lebih reflektif, tidak semata menghafal. Mereka diajak mengenali pesan keadilan, kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial melalui teks-teks sumber ajaran dengan pendekatan yang lebih progresif.

Di kelas 9, pembelajaran diarahkan untuk mematangkan kemampuan literasi keislaman dan kesiapan siswa menghadapi konteks kehidupan yang lebih luas. Materi yang dipelajari sering menuntut pemahaman yang lebih komprehensif, kemampuan merangkum inti pesan, serta kecakapan menerapkan nilai Qur’an Hadis dalam situasi yang nyata. Remedial pada level ini bukan hanya untuk mengejar target akhir, tetapi untuk memastikan fondasi nilai dan pengetahuan siswa kuat saat melanjutkan ke jenjang berikutnya.

Prinsip Pelaksanaan Remedial

Remedial Qur’an Hadis di MTs NW Ketangga Suela dilandaskan pada prinsip keadilan, kemanusiaan, dan keberpihakan pada pertumbuhan. Setiap siswa yang memerlukan penguatan diberi kesempatan mengikuti kegiatan perbaikan sesuai prosedur sekolah. Pelaksanaan remedial biasanya meliputi pengulangan materi inti, bimbingan kecil, latihan soal terstruktur, hingga penilaian ulang pada indikator yang belum tercapai.

Dalam pelajaran Qur’an Hadis, bentuk remedial dapat bervariasi. Untuk aspek kognitif, siswa dapat diberikan rangkuman materi, latihan soal pemahaman teks, atau tugas analisis singkat. Untuk aspek keterampilan membaca, remedial dapat berupa praktik tartil, pembenahan makhraj dan tajwid, serta latihan pengucapan yang dipantau secara bertahap. Untuk aspek sikap dan pembiasaan, penguatan bisa dilakukan melalui refleksi, proyek sederhana, atau penugasan yang mendorong penerapan adab sehari-hari.

Guru berusaha menyeimbangkan antara target akademik dan pendekatan yang membangun motivasi. Karena itu, keberhasilan remedial tidak semata diukur dari peningkatan angka, tetapi juga dari perubahan perilaku belajar. Siswa yang mulai rutin membuka catatan, bertanya saat belum paham, atau berani membaca di depan kelas dengan lebih percaya diri, telah menunjukkan kemajuan yang patut dihargai.

Pesan untuk Peserta Didik

Bagi anak-anak kami di kelas 7, 8, dan 9, ingatlah bahwa setiap proses belajar memiliki tahap. Ada kalanya sebuah materi terasa mudah, ada kalanya terasa berat. Remedial adalah kesempatan memperbaiki langkah, bukan tanda bahwa kalian tertinggal secara permanen. Allah menilai kesungguhan dan ikhtiar. Ketika kalian mau mencoba kembali, kalian sedang membangun kebiasaan penting yang akan membantu hidup kalian di masa depan.

Jadikan masa remedial sebagai momen untuk merapikan cara belajar. Mulailah dari hal kecil. Baca kembali ringkasan materi, tandai bagian yang membingungkan, lalu tanyakan kepada guru. Latih membaca ayat secara konsisten meski hanya beberapa menit setiap hari. Buat catatan sederhana tentang makna pokok dan hikmah yang kalian temukan. Cara-cara ini sederhana, tetapi sangat efektif jika dilakukan terus-menerus.

Banyak siswa yang awalnya merasa tidak yakin, tetapi setelah mengikuti penguatan dengan serius, mereka menemukan bahwa kesulitan mereka bukan karena tidak mampu, melainkan karena belum menemukan metode belajar yang tepat. Kalian tidak sendiri. Guru siap membimbing kalian. Teman-teman yang sudah lebih dahulu paham juga bisa menjadi pasangan belajar yang baik. Kolaborasi dalam kebaikan adalah bagian dari nilai Qur’an Hadis itu sendiri.

Pesan untuk Orang Tua dan Wali

Peran keluarga sangat membantu keberhasilan remedial. Dukungan yang hangat dan realistis dapat meningkatkan rasa percaya diri anak. Kami mengajak orang tua dan wali untuk membantu anak menata jadwal belajar ringan di rumah, memastikan mereka punya waktu mengulang materi, dan memberi ruang bertanya tanpa takut dimarahi. Ketika anak merasa aman, potensi belajar mereka biasanya meningkat.

Pendampingan tidak harus dalam bentuk mengajari seluruh materi. Terkadang, cukup dengan menanyakan apa yang dipelajari hari itu, mendengarkan anak membaca beberapa ayat, atau mengingatkan target latihan sederhana, sudah sangat berarti. Di sisi lain, kami juga memahami bahwa setiap keluarga memiliki kesibukan. Yang terpenting adalah anak merasakan bahwa orang tuanya hadir dan peduli pada perkembangan belajarnya.

Kami juga mengimbau orang tua agar tidak membandingkan nilai anak dengan saudara atau teman. Fokus yang lebih baik adalah membandingkan kemajuan anak dengan dirinya sendiri. Apakah ia lebih rajin? Apakah ia lebih berani bertanya? Apakah ia lebih paham? Pertanyaan-pertanyaan ini akan membentuk sudut pandang yang sehat dan mendukung perkembangan karakter anak.

Pesan untuk Guru dan Satuan Pendidikan

Remedial adalah bagian dari komitmen layanan pendidikan yang bermutu. Dalam pelajaran Qur’an Hadis, guru berperan sebagai pembimbing yang membantu siswa menapak pada pemahaman yang lebih kokoh. Model penguatan yang variatif, pendekatan yang empatik, dan komunikasi yang jelas akan memperbesar peluang keberhasilan remedial. Kami menghargai kerja keras para guru yang terus mengawal proses ini dengan ketekunan dan kesabaran.

Satuan pendidikan juga berperan menyediakan lingkungan yang mendukung. Ketersediaan jadwal remedial yang jelas, mekanisme umpan balik yang mudah, serta komunikasi yang baik dengan orang tua akan membuat penguatan berjalan lebih efektif. Kolaborasi antara guru, wali kelas, dan pihak sekolah penting untuk menguatkan budaya belajar yang positif.

Ruang Lingkup Materi yang Umum Diperkuat

Secara umum, materi yang sering masuk dalam penguatan akhir tahun pelajaran meliputi pemahaman tema-tema akhlak dan adab, kajian hadis pilihan, pemaknaan ayat sesuai topik, pembiasaan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sekolah, serta penguatan kemampuan membaca dan memahami teks. Pada kelas 7, fokus penguatan biasanya menekankan pemahaman dasar dan ketepatan membaca. Pada kelas 8, fokus sering bergeser pada analisis makna dan konteks penerapan. Pada kelas 9, penguatan diarahkan untuk mematangkan pemahaman integratif dan kesiapan menerapkan nilai Qur’an Hadis secara lebih dewasa.

Kami perlu menegaskan bahwa setiap guru memiliki peta indikator yang disesuaikan dengan rancangan pembelajaran mereka. Karena itu, ruang lingkup penguatan dapat berbeda antar kelas maupun antar rombongan belajar. Perbedaan ini wajar karena guru menyesuaikan kebutuhan siswa berdasarkan hasil evaluasi selama semester berjalan.

Strategi Belajar yang Disarankan untuk Remedial Qur’an Hadis

Agar remedial memberikan hasil terbaik, siswa dapat menerapkan beberapa strategi berikut. Pertama, gunakan catatan ringkas. Buat poin-poin utama dari setiap materi, terutama makna inti ayat atau hadis yang dipelajari. Kedua, latih pemahaman dengan pertanyaan sederhana: apa pesan utama teks, mengapa pesan itu penting, dan bagaimana contoh penerapannya di rumah maupun sekolah. Ketiga, lakukan latihan membaca secara rutin, fokus pada ketepatan dan kelancaran. Keempat, diskusikan materi dengan teman atau keluarga untuk membantu memantapkan ingatan dan pemahaman.

Kelima, gunakan metode mengulang berkala. Banyak siswa merasa sudah paham setelah membaca sekali, tetapi lupa ketika evaluasi. Dengan mengulang ringkasan beberapa kali dalam rentang waktu tertentu, ingatan akan lebih kuat. Keenam, jika ada istilah yang kurang dipahami, tulis kembali dengan bahasa sendiri. Kebiasaan ini membantu otak mengolah makna secara lebih mendalam.

Ketujuh, jaga kondisi fisik dan mental. Tidur yang cukup, makan teratur, dan pengelolaan emosi sangat berpengaruh pada daya serap belajar. Remedial berjalan lebih baik ketika siswa datang dengan kondisi yang segar dan pikiran yang lebih tenang.

Nilai sebagai Bagian dari Umpan Balik

Nilai hasil remedial yang akan ditampilkan di halaman ini diharapkan dipahami sebagai bentuk umpan balik yang membantu siswa tumbuh. Angka adalah ringkasan dari proses yang panjang. Karena itu, kami mengajak semua pihak melihat nilai sebagai informasi tentang bagian materi yang telah dikuasai dan bagian yang masih perlu penguatan. Dengan cara pandang ini, nilai dapat menjadi alat perbaikan, bukan sumber tekanan.

Kami juga menegaskan bahwa penguatan nilai religius dan akhlak mulia tetap menjadi tujuan utama pembelajaran Qur’an Hadis. Saat seorang siswa belajar memperbaiki bacaan, memahami pesan kejujuran, atau menumbuhkan adab kepada orang tua dan guru, maka proses pendidikan telah berjalan sesuai ruh yang kita harapkan.

Harapan untuk Kelas 7

Untuk siswa kelas 7, tahun pertama di jenjang madrasah tsanawiyah adalah masa adaptasi yang penting. Banyak hal baru yang harus dipelajari. Remedial pada tahap ini dapat menjadi sarana untuk memperkuat dasar-dasar penting. Kami berharap siswa kelas 7 dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk membangun kebiasaan belajar yang tertib, memperbaiki cara membaca, dan melatih kesungguhan dalam memahami pesan ayat dan hadis yang dipelajari.

Banyak siswa kelas 7 mengalami perubahan ritme belajar dari jenjang sebelumnya. Karena itu, jika ada beberapa materi yang belum tercapai, hal tersebut masih dalam batas wajar. Dengan pendampingan yang baik serta latihan yang konsisten, fondasi Qur’an Hadis akan semakin kuat dan siap menopang pembelajaran kelas 8 dan 9.

Harapan untuk Kelas 8

Siswa kelas 8 berada pada fase penguatan pemahaman dan pembiasaan. Di tahap ini, kalian mulai diajak berpikir lebih reflektif, menimbang makna, dan mengaitkan dalil dengan situasi sosial. Remedial dapat membantu kalian memperjelas konsep yang masih samar dan memperbaiki cara menyusun jawaban yang lebih runtut.

Kami berharap remedial pada level ini membuat kalian semakin matang dalam memahami ajaran dan semakin terampil menyampaikan gagasan. Kalian bukan hanya pembaca teks, tetapi juga pembawa nilai. Kebiasaan jujur, sopan, disiplin, dan peduli yang ditumbuhkan dari pembelajaran Qur’an Hadis akan menjadi kekuatan besar bagi masa depan kalian.

Harapan untuk Kelas 9

Bagi siswa kelas 9, ini adalah masa akhir di jenjang MTs. Kalian sedang bersiap untuk melangkah ke tahap pendidikan berikutnya. Remedial yang kalian jalani bukan hanya untuk memenuhi target akademik, tetapi juga untuk menguatkan bekal nilai yang akan kalian bawa ke lingkungan yang lebih luas.

Kami berharap kalian memanfaatkan momen ini untuk menutup proses belajar dengan hasil terbaik, menguatkan kepedulian kepada sesama, memperbaiki adab dalam pergaulan, dan memperkokoh identitas sebagai pelajar madrasah yang berakhlak baik. Jika proses remedial dijalani dengan kesungguhan, kalian akan merasakan dampak bukan hanya pada nilai akhir, tetapi juga pada rasa percaya diri dan kesiapan menghadapi tantangan di jenjang selanjutnya.

Komitmen Madrasah dalam Pembinaan Akademik dan Karakter

MTs NW Ketangga Suela berkomitmen menyelenggarakan pembelajaran yang menumbuhkan kecakapan akademik dan karakter. Pelajaran Qur’an Hadis menjadi salah satu pilar penting untuk membentuk budaya madrasah yang beradab, religius, dan saling menghormati. Program remedial merupakan bagian dari komitmen tersebut, agar setiap siswa memiliki kesempatan yang adil untuk memperbaiki capaian dan menguatkan kebiasaan baik.

Kami percaya bahwa proses pendidikan yang baik selalu memberi ruang tumbuh. Tidak semua anak berkembang pada waktu yang sama. Namun ketika kesempatan belajar diperluas dan pendampingan diperkuat, sebagian besar siswa dapat mencapai target yang diharapkan. Karena itu, program remedial kami tempatkan sebagai program pembinaan, bukan sekadar formalitas penilaian.

Etika Membaca dan Menggunakan Informasi Nilai

Materi dan data yang ditampilkan pada halaman nilai remedial diharapkan digunakan dengan bijak. Kami mengajak siswa untuk menjaga etika dalam menyikapi nilai teman. Tidak menyebarkan data secara sembarangan. Tidak menjadikan nilai sebagai bahan ejekan atau candaan yang menyakiti. Dalam ajaran Qur’an dan hadis, menjaga kehormatan sesama adalah bagian dari akhlak yang luhur.

Bagi orang tua, kami mengimbau untuk memanfaatkan informasi ini sebagai dasar menyusun pendampingan yang lebih tepat. Jika dibutuhkan, silakan berkomunikasi dengan wali kelas atau guru mata pelajaran agar arah pembinaan lebih jelas. Komunikasi yang baik biasanya akan mempercepat pemulihan motivasi belajar anak.

Menumbuhkan Spirit Belajar Sepanjang Hayat

Salah satu pelajaran paling penting dari remedial adalah menumbuhkan sikap belajar sepanjang hayat. Siswa belajar bahwa ketika menghadapi kesulitan, mereka tidak berhenti, tetapi mencari cara memperbaiki diri. Sikap ini sangat berharga untuk kehidupan di luar sekolah.

Dalam tradisi keilmuan Islam, mencari ilmu adalah perjalanan yang penuh kesabaran. Banyak ulama besar mencapai kedalaman ilmu setelah melewati proses yang panjang, termasuk mengulang pelajaran berkali-kali. Remedial yang kalian jalani hari ini adalah latihan mental untuk menghadapi tantangan masa depan.

Apresiasi untuk Usaha dan Perubahan Kecil

Kami juga ingin memberi apresiasi bagi setiap usaha dan perubahan kecil. Siswa yang mulai lebih rajin mengulang materi sudah berada di jalur yang benar. Siswa yang sebelumnya enggan membaca di depan kelas, lalu mencoba lagi dengan keberanian baru, patut dihargai. Siswa yang mulai menjaga adab, menyapa guru dengan sopan, dan membantu teman, sedang menunjukkan pengamalan nilai pelajaran Qur’an Hadis.

Kadang kita terlalu fokus pada hasil akhir hingga lupa melihat perubahan perilaku yang baik. Padahal, pendidikan nilai adalah proses panjang. Angka dapat berubah dalam waktu singkat, tetapi kebiasaan baik membutuhkan ketekunan dan ketulusan.

Kata Kunci Pembinaan Remedial

  • Kesungguhan mengulang materi inti sesuai arahan guru.
  • Latihan membaca teratur untuk memperbaiki kelancaran dan ketepatan.
  • Keberanian bertanya saat mengalami kesulitan.
  • Kerja sama dengan teman dalam diskusi yang positif.
  • Dukungan keluarga yang menenangkan dan memotivasi.
  • Penguatan adab dan kebiasaan baik di madrasah dan di rumah.

Penutup

Demikian pengantar ini kami sampaikan untuk mengiringi publikasi hasil remedial mata pelajaran Qur’an Hadis bagi kelas 7, 8, dan 9 di MTs NW Ketangga Suela tahun 2025. Semoga halaman nilai yang tersedia menjadi sarana komunikasi akademik yang bermanfaat, mendorong perbaikan berkelanjutan, dan menumbuhkan budaya belajar yang sehat.

Kami mengajak seluruh siswa untuk tetap optimis, menata niat, dan menjadikan setiap tahap pembelajaran sebagai jalan untuk memperbaiki diri. Kepada orang tua dan wali, terima kasih atas dukungan yang terus diberikan. Kepada para guru, terima kasih atas dedikasi dalam membimbing dan mendampingi anak-anak kita.

Semoga Allah memudahkan langkah kita dalam mendidik generasi yang berilmu, beradab, dan bermanfaat bagi masyarakat. Aamiin.

No No Ujian Nama Hasil Akhir
10118972451AAN KURNIAWAN48,67
20112430522ABDUL ALAM SAPUTRA72,67
33112543775APREZA PUTRA70
40111471447APRILIA CANDRA SAPUTRI59,33
50116201556ASMAUL HUSNA92,67
63114886165AVIAN CANDRA LESMANA50,67
73115888570AZIMI ALHARIS0
83121677273AZURA SYAQILATUN NAJWA90,67
90127325509BAIQ AYU PUSPITA WILY54
100126506793DEA RAMADANI0
110117626457DEBI MAULIDIANI69,33
120127055436DEWI TARI79,33
133114884608DIKI HARIADI73,33
140119971982DIMAS AL-GHAZALI PRATAMA42,67
150105080170DINA JULIANA78
160121149124DINA SOPIANA67,33
170118422093DITA SEPTIYANA17,33
180116415642DIVA FEBRIANI84
190116186952EKA LESTARI83,33
200125858517ERLANDANI PRATAMA48,67
213111500105ERNADA88
220139304536GIFARI EL KHAIDIRA61,33
233135353688HAEKAL42
240106240352HAERIL PAQIHI77,33
250126914870HAMDANI PUTRA78
263125620527HARIS WANDANI56
270112858511INDRIANI HUSNA82
280114501223INTAN BAIDURI95,33
290132328006ITA AMELIA HIDAYAT98,67
300116289327JELI EMBUN SARI64,67
313122717368JUWANITA96,67
320102084168KHAIRIL ANWAR83,33
333121863414KHALQIN JADID77,33
340114385546LALU KHAERU BAHRAIN52,67
350111168296LALU SASTRA WINATA66,67
360127712266LENI MARSELINA82
373135944770M. ADIPATI RAHMADI100
380121576224M. ALPIAN ZUHRI60
393112313330M. AZZAM AL ANSHORY84
403117242813M. FATHIL ABROR96,67
413115846773M. IRHAM46
420135864731M. PUTRA HAMZANWADI89,33
433133264744M. RIADUSSOLIHIN60,67
443127524660M. RIFKI FATWARI88
450125162410M. ZAENUL HAMDAN95,33
463126728064M.TEJA ROYANI99,33
470123942415MARATUL SHOLIHAH80,67
480117814919MARIA ULPA92,67
490121641817MARKEYSA KIRANA SARI97,33
503135076157MAULIDA PARHATIN7,33
513125636234MIRNAWATI72
520116125249MOH. ALAUDDIN SHOLIHIN96
533129952008MUHAMAD ARJUNA98
540103391176MUHAMMAD ADITIYA FIRMANSYAH93,33
550114286771MUHAMMAD ALFARISI34,67
563127929340MUHAMMAD ALVION PUTRAWAN62,67
573131713156MUHAMMAD IRZA MAOLANA96,67
580114229271MUHAMMAD RIFQI HERPANA92,67
590102607436MUHAMMAD ROBET SANJAYA62
600121368155MUHAMMAD YAZID ARSYADI90,67
610125049165MUHAMMAD ZAKIR YAHYA55,33
620115016131MUJIBUL AMARI92
633137637676NADINATUNNISA MAULIDA91,33
643137223966NAGIO SAHPUTRA34,67
650112659423NAJWATUL HUSNA92,67
660115823060NATASYA AFRIANA60,67
670132968062NAUFAL AHMADI66,67
680132077053NELY SYAKIRA FARAH ADILA94
693120361275NIM LAELATUL JANNAH74
703115340551NISA`UL ATTIA74,67
710133606196NUR AZKIA MAULANI92,67
720082764687NUR PARAHIN JAMSARI97,33
730128613439NURUL AENI6,67
743112309282OKI VIRDANA LESTARI92,67
753120954649PUTRI CAHYANTI92,67
760126520709PUTRI ROBIATUL ADAWIYAH74,67
770113298590RAHMA MAULIDA0
780113323538RAHMAYATI86
790116828181RANDI KURNIAWAN98
803125886231RIADLUS SHOLIHATI93,33
813114107246RIPA'I84
820108065794RIVAYANA DESTI87,33
830113645112RIYO ERLANGGA82,67
843110673967RIZKI ADITIYA87,33
853124761099ROBIATUL ADAWIYAH99,33
863125418976ROHMATUL IZZATI99,33
870123882190ROSADA70,67
880112138286SADENA LUKMAYANI69,33
893127332599SALWATUL NAJWA85,33
900136429045SAMSUL BAHRI20,67
910104647738SANDRI72,67
920128614614SARIFE47,33
930127016171SELVIANA LESTARI85,33
940117443082SEPTIANA DEWI97,33
950114323528SERLI KARMILA88,67
960121890351SILVIA DATUL ANNISA62
970123089666SOLI ISTIAWATI64
980104645629TIARA SALSABILA82
990114384974WENNI42,67
1003136720135WINDA SUAEDIYAH56,67
1010117444241YANISA PUTRI59,33
1020099338900YOGI SANTRIAWAN98
1033128857368YUMMI REZIANA PUTRI88,67
1040106658182YUNESA MALINI LESTIARA99,33
1050116672710ZAHIDI RAMADHAN51,33
1060114286411ZAHRATUL AENI95,33
1083128850133ZURIATUN AZZAMI74,67

Posting Komentar untuk "Nilai Remidial Asesmen Sumatif Akhir Kelas 7, 8 dan 9 Mata Pelajaran QUR'AN HADIST Tahun 2025"